Ibrahimovic Masih Menjadi Bagian Setan Merah Untuk Saat Ini

Ibrahimovic Masih Menjadi Bagian Setan Merah Untuk Saat Ini

Manajer Setan Merah, Mourinho, akhirnya memberikan alasan kenapa melepas Zlatan Ibrahimovic di musim transfer kali ini. Mou menyebut, MU masih membutuhkan penyerang yang haus akan gol untuk menggantikan peran Ibra yang sering sekali mendera cidera.

Mantan kapten timnas Swedia tersebut saat ini berstatus bebas transfer, setelah kontraknya yang berakhir pada 30 Juni 2017 tak diperpanjang oleh Manchester United.

Manajemen The Red Devils memutuskan untuk tidak memberi Ibrahimovic kontrak baru menyusul cedera parah yang menghantam si pemain. Ibracadabra dibekap cedera ligamen yang membuatnya harus absen hingga Januari 2018.

Berstatus bebas transfer membuat Zlatan Ibrahimovic dikaitkan dengan beberapa klub Eropa, Amerika Serikat, serta dari China. Namun, sampai saat ini, eks bomber Barcelona dan AC Milan itu belum menemukan klub baru.

“Kami menghabiskan banyak uang untuk membeli penyerang, karena dengan striker Anda bisa menghabiskan uang atau tidak mendapatkan gelar,” kata Mourinho.

“Kami menghabiskan uang karena apa yang terjadi pada Zlatan, dan kami tidak bisa membiarkan Manchester United tanpa striker penting dan kuat untuk enam bulan pertama pada musim ini,” paparnya.

Zlatan Ibrahimovic tampil gemilang pada musim lalu. Ibra sukses mencetak 28 gol dari 46 pertandingan, dan membawa Manchester United merengkuh tiga trofi juara, yakni Community Shield, Piala Liga Inggris, dan Liga Europa.

Melihat kehebatan Ibrahimovic sebagai pemain bintang, talenta muda MU Paul Pogba tak ragu menyebut Ibrahimovic masih jadi pemimpin di tim ini ( Manchester United ), meski kontrak mega bintang Swedia itu tidak di perpanjang oleh sang manajer.

Ibra saat ini sedang fokus mengembalikan kondisi fisiknya sehabis jalani operasi ACL. Manajer Jose Mourinho masih mengindikasikan bahwa pemainnya itu masih boleh mengikuti latihan asal dengan kondisi yang sudah prima.

Pogba sendiri menjadikan Ibra sebagai panutan dan berharap bisa menjadi pemimpin seperti dirinya di masa depan.

Ia mengatakan: “Tentunya Zlatan adalah seorang pemimpin, dia selalu menjadi pemimpin besar. Dan dia adalah pemimpin besar karena dia masih di tim,” ujarnya. “Meski dia tidak bermain, dia masih menjadi pemimpin di luar lapangan.

“Saya sendiri merasa masih baru berada di tim ini, meski saya dulu menjadi akademi dari MU. Datang disini untuk menjadi bagian yang dicintai oleh para fans dan menjadi pemimpin di Setan Merah.Namun, itu bukan tujuan utama. Berada disini pastinya untuk memenangkan sebuah gelar, dan semua orang pasti ingin berkembang dan menjadi pemimpin di suatu komunitas.

Itu semua akan bisa pelajari dari dia [Ibra], dari Carrick, dan semua pemain yang aku anggap pernah menjadi pemimpin.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *